Prang!! Krompyaang!!
Lagi-lagi pagi ini aku dibangunin sama suara-suara itu. Yang lalu dilanjutkan dengan makian sampai waktunya mendekati jam kantor. Emang gini resiko tinggal di gang kelinci, berbagi halaman depan rumah juga berbagi dinding rumah. Pembatas nyata sepertinya ga ada gunanya kalo uda mulai adegan itu.
Di sini emang tempat tinggalku. Di gang kelinci daerah kota lama. Sungai yang membatasi dengan gang sebelah tampak semakin keruh karena sudah membawa sampah tapi masih digunakan untuk keperluan sehari-hari oleh tetanggaku. Aku siiih milih pake aer pdam daripada gatal-gatal selama di kantor. Nenek kakek dan ibu bapakku menghabiskan waktunya juga di gang ini. Huaah, masa aku juga bakal mengikuti mereka?
Aku sering mimpi dijemput pangeran dengan mobil putihnya. Sayang mobil itu ngga cukup masuk gangku jadi aku dijemput di depan gang. Dan aku dibawa ke istananya, rumah besar pakai gerbang ganda. Pangeranku memang masih tinggal bersama keluarganya. Ngga papa lah.. Di sini aku dapet fasilitas internet gratis gini, kan bisa browsing2 ke agen properti untuk nemuin rumah idaman kami berdua. Lebih seru lagih..
Lokasi rumah idaman kami bisa ada di mana aja. Bali, Jakarta dan sekitarnya, Jogja, Surabaya, bahkan di Sumatera juga bisa. Mo disesuaikan sama fengshui dan pembayaran kredit, ah banyak juga infonya. Kalau perlu ya di apartemen aja biar privasi aku dan pangeranku lebih terjamin. Aku pengen rumahku punya ruang bawah tanah. Atapnya memakai skylight di ruang tengah. Bisa pakai keramik lebar ato pake karpet biar cantik. Dapur tempat aku masak untuk keluargaku harus sehat dengan cahaya dan udara yang cukup.
Di berbagai sudut rumahku harus ada taman. Atoo sekedar pot tanaman dengan bunga yang indah. Aku ingin setiap orang yang masuk rumahku selalu merasa segar ngga cepet sumpeg. Jika dibolehkan aku pasti pakai patio di ruang keluarga dan dapurku. Rumahku kan luas! Setiap ruangan santainya aku isi dengan sofa-sofa berlengan lebar, rasanya pasti seperti selalu dipeluk orang yang kita cintai jika duduk di sofa itu.
Belum-belum aku sudah membayangkan di sekitar rumahku dikelilingi oleh saudara dan teman-teman tercintaku. Dekat dengan sekolah anak dan tempat belanja. Pusat keramaian juga sejengkal tangan nyampenya. Untuk liburan pasti bisa diisi dengan jalan-jalan ke taman dan mall. Lingkungan yang ideal pastinya. Dan semua itu bisa digambarkan dari hanya melihat agen properti di internet!
Baiklah baiklah, sudah cukup mimpinya.
Aku bangun sekarang. Hari sudah menjelang siang.
Waktunya bekerja dan menemukan pangeran bermobil putih yang akan membawaku ke rumah idaman.
Thursday, July 16, 2009
Siapa Takut Tinggal di Gang Kelinci
Thursday, June 4, 2009
ibu rumah tangga stress
saya ndak habis pikir dengan ibu2 jaman sekarang, apa yang ada dalam pikiran mereka tentang mendidik anaknya. bukan kah seharusnya anak itu disayangi, dididik dengan baik, dipeluk penuh kasih sayank, apalagi anak tersebut masih dalam tahap pertumbuhan.
tapi ini tidak berlaku d tetangga saya, si ibu yang mempunyai 2 orang anak berusia 3tahun dan 2 tahun ini tidak memperlakukan anaknya sebagaimana mestinya. begini critanya. *nyalakan mic*
tadi pagi pengennya bangun siang karena capek kmren malem lembur, tapi terbangun karena mendengar suara balita menangis dan suara wanita teriak2, disusul suara gebuk2 sperti sandal yang dipukul ke kepala, mengintip dari jendela kamar dan terlihat disebrang sana, seorang ibu memukuli anaknya memakai sandal. 2 orang anaknya di pukul bersamaan hanya karena dia tidak mau menghabiskan sarapannya. oh ibuu dimana hati nurani mu?
kira2 apa ya yang ada dalam benak si anak saat dia dipukuli bertubi2 seperti itu, jika aku menjadi ibu itu, aku akan mencoba menyuapinya sambil jalan2 ato sambil bercanda, bukannya malah memukul saat dia tidak mau membuka mulutnya untuk makan.
aku tanya kepada ibuku, kalo kondisi ekonomi mempengaruhi psikologis orang tua atau si ibu itu. ibu juga bilang orang yang lemah imannya pasti akan melakukan hal seperti itu, dan bersyukurlah aku anak satu2 nya diantara 3 bersodara yang tidak pernah dipukul, karena kata orang tua aku anak yang baik dan penurut *bukan gombal lo ini :P*
back to tetanggaku tadi, setelah si anak menangis, dia ingin bermain dengan temn2nya di lapangan sebelah, tapi sama ibunya g boleh, karena si anak mgk tidak mendengar ato sedang menikmati hiburan bersama tmn2nya, tiba2 sandal si ibu melayang pas di jidat anaknya, kejadian itu pas aku lewat ambil handuk untuk mandi, aku bilang ke tetanggaku, "Mbak sekalian aja anaknya dibunuh, dari pada dianiaya terus, kasihan masih kecil". si ibu langsung diam. apabila hal ini masih terjadi sampai bulan depan, aku akan lapor RT dan RW setempat, udah ga tahan karena tiap pagi selalu bikin keributan, *jadi g bisa bangun siangggg arrggh....*
pesan moral dari tulisan ini : wahai ibu2 yang memiliki anak, ataupun calon ibu, ato ibu yang akan memmiliki calon anak, anak itu titipan tuhan, anugrah buat kita yang patut kita syukuri, kita rawat dengan baik, kita beri kasih sayang, supaya nantinya berbakti dan bisa dibanggakan kedua orang tua.
I love u MOM...:-*
Tuesday, April 7, 2009
Fetival Malang Kembali (Malang Tempo Doeloe) 2009

Nama Kegiatan: Malang Tempo Doeloe 1938-1958
Malang Kembali IV 2009 ‘Rekonstruksi Jatidiri’
Waktu Kegiatan: 21 -24 Mei 2009 Jam Buka : 10.00 - 24.00 wib
Tempat Kegiatan: Sepanjang Jalan IjenMacam Kegiatan
1. Anjungan belajar (study zone)
- Zona peralihan pemerintahan Stadgeemente-kotapraja
- Zona kegigihan perjuangan arek-arek Malang
- Zona ekonomi kerakyatan masyarakat Malang
- Zona pondasi pendidikan dasar di Malang
- Zona Keragaman budaya dan budidaya pangan
2. Panggung pelestarian budaya
- Wayang orang, wayang kulit, wayang topeng, wayang krucil, wayang panji, wayang titi
- Ketoprak
- Andong-tayub
- Gambus qosidah
- Mocopat – cokean
- Jaran kepang
- Musik Nasional th 70’an
- Keroncong
- Ludruk
- Ludruk anak-anak
- Wayang orang anak-anak
- Wayang topeng anak
- Musik lesung
- Parade tari tradisi
- Upacara adat
3. Perlombaan
- Permainan tradisional
- Cerita rakyat
- Mocopat
- Tari tradisi
- Kidungan jula-juli
- Pidato bahasa Jawa
- Kaligrafi jawa
- Mewarna – melukis
- Disain dan berbusana batik Malangan
- Makanan – jajanan tradisi khas Malang
- Disain dan peraga stand terbaik
- Pengunjung berbusana terbaik
- Fotografi on the spot
- Film pendek/ documenter
- Disain arsitektur berbasis potensi Malang
- Kuis dan SMS sejarah Malang
4. Pelatihan / workshop
- Tari Malangan
- Ukir topeng Malang
- Pembuatan keramik Dinoyo
- Berbagai proses pembuatan batik
- Kidungan Ludruk
- Karawitan gending2 malangan
- Sungging wayang dan pengenalan tokoh
- Membuat keris/tombak dan ilmu jamasan
- Pembawa acara bahasa Jawa
- Mengidentifikasi arca peninggalan sejarah
- Mengenal dan membuat kostum busana tradisi dan tari
- Petan, rasan-rasan
- Nginang
5. Pasar rakyat
- Makanan tradisional
- Jajanan tradisional
- Mainan anak2
- Alat rumah tangga tradisional Jawa
- Benda seni tradisi
- Praktek tabib – baca weton – nasib
- Praktek pijat tradisional
- Barang-barang antik
- Ukir kayu gamelan
- Buku-buku/ surat/terbitan/poster/uang kuno dll
- Buah- bunga- hasil bumi jaman dulu
- Kue-kue colonial ’30 – ‘60an
- Peralatan pertanian manual
- Perlengkapan otomotive antic (sepeda kebo, mobil antic, dokar, pakaian kuda)
- Pakaian tradisi – batik – blangkon – klompen – selop – pakaian tari dll
- Souvenir disain tradisi ( Kaos,gantungan kunci, topi, keramik dll)
6. Aktifitas sosial
- Pengobatan gigi
- Pengobatan umum
- Ruwatan, sunatan, kawin massal
7. Pameran
- Stand otomotive antic
- Stand alat komunikasi (tlp, TV, radio, HT, sound system dll)
- Filatelli
- Arca Benda cagar budaya
- Arsitektur prakolonial
- Lukisan
- Souvenir khas kreasi Malang
8. Pawai
- Pawai keliling kota pra acara semua alat transportasi antik
- Pawai lokasi , pawai keliling rutin di lokasi jalan Ijen dengan baris berbaris dan berkuda.
NB: foto2 diatas pada saat fetival malang kembali 2008 :P




